Terlambat Itu (Kadang) Menyenangkan

Terlambat. Sebuah kata yang mungkin sangat dibenci oleh begitu banyak orang. Namun sayangnya, kata terlambat ini bisa jadi adalah sebuah kosakata yang akrab dengan keseharian rakyat Indonesia.

Pegawai negeri yang terlambat, kuli swasta yang telat, jadwal kereta api yang ngaret, keberangkatan pesawat yang molor, dan berbagai macam keterlambatan-keterlambatan lain ada di negeri ini.

Tapi, pernahkah Anda merasa bahwa terlambat itu kadang menyenangkan? :D

Itulah yang terjadi pada saya sore ini. Jadwal pesawat yang akan saya tumpangi dari Jakarta ke Jogja adalah jam 17.30. Yang menjadi persoalan, saya baru keluar kantor di kawasan Warung Buncit jam 3 sore.

Bayang-bayang keterlambatan dan ketinggalan pesawat makin terasa saat bus bandara yang saya naiki baru berangkat dari Blok M jam 4 kurang. Itu pun masih ditambah macet hampir di sepanjang jalan Sudirman. Makanya, dalam hati saya berdoa kuat-kuat, semoga pesawat yang mau membawa saya terlambat! Dan semoga ada juga orang-orang yang seperti saya ini dan kemudian memanjatkan doa yang sama.

Pukul 17.15, saya baru sampai Soekarno-Hatta. Mampus, pikir saya. Saya 50% yakin bahwa saya bakal ditolak naik. Bahkan kalau saja saya pakai Garuda (dan kenyataannya tidak), keyakinan bahwa saya bakal ditinggal naik jadi 90%.

Tapi syukurlah. Thank God! Alhamdulillah! Haleluia! Doa saya sepertinya didengar Tuhan  dan petugas di tempat check-in minta saya untuk tidak terburu-buru karena pesawatnya terlambat! Sangat jarang saya mensyukuri sebuah keterlambatan. Yang pasti, saat itu adalah salah satunya. Thank God I’m living in Indonesia. Seandainya saja saya tinggal di Eropa yang super-disiplin, sudah pasti saya bakal gigit jari karena ketinggalan kereta pesawat.

Keterlambatan yang tadinya saya syukuri perlahan berubah menjadi menyebalkan! Mungkin Tuhan terlalu berlebihan dalam mengabulkan permintaan (aneh) saya. Pesawat Adam Air jurusan Jakarta-Jogja dijadwal ulang baru terbang jam 19.10. Seperti juga jamaknya manusia, saya yang tadi senyam-senyum jadi berubah kepingin misuh-misuh. Dasar menungso! Mbatin saya.

Untunglah pihak maskapai sedikit tanggap sama keterlambatan itu. Mereka berinisiatif membagi-bagikan roti bun produknya Roti boy masing-masing satu biji ke setiap penumpang (ditambah segelas air 200ml). Saya yang sudah mulai ngomel-ngomel, jadi merasa geli sendiri.

Lho kok geli? Emang ada yang lucu? Lha iya, maskapai murah kan penerbangannya no frills. Alias gak pake snek, apalagi makan. Yang ada cuman minuman air putih digelasin, trus dikasih label oranye. Makanya, saat mereka bagi-bagi roti, rasanya sedikit lucu juga. Jadi saya naik penerbangan yang bukan lagi no-frills dong? Hehehehe. Lumayanlah. Walaupun cuman seharga 5.000-7.000 perak, sepertinya taktik mereka meredam kekesalan penumpang cukup berhasil.

Daaaan…. what a day. Ini dia gong cerita kali ini. Guess what? Saya melihat Om Roy Sukro masuk ke ruang tunggu yang sama dengan saya! Aih, aih… Ternyata Om Pakar 68% ini mau ke Jogja juga rupanya. Wahahahaha. Apakah saya pakai histeris teriak-teriak gitu? Hahahaha. Dalam hati saja deh. Nanti saya bisa-bisa dianggap norak sama penumpang lain.

Alhamdulillah, meskipun saya sepesawat sama Om Roy, pesawat yang saya (kami?) tumpangi tidak meledak di udara. *mengelus dada* Meskipun cuaca nggak terlalu bagus dan bikin pesawat jadi sedikit bumpy, toh akhirnya saya tiba dengan selamat (tiba dengan Selamat, atau tiba dengan Om Roy ya? Bingung saya. :p) di Jogja.

Jogja, it feels like I’m leaving for a century. :D

53 Tanggapan ke “Terlambat Itu (Kadang) Menyenangkan”

  1. cK Berkata:

    vertamaaaaaaaaaaaaaaxxxx!!! 8)

  2. cK Berkata:

    emang indonesia lelet! macet! lama! lambat!

    *misuh misuh karena jakarta makin padat yang menyebabkan jalanan jadi macet*

  3. arya Berkata:

    anti hetrik

  4. cK Berkata:

    nyentriiixxxx!!!! :twisted:

  5. arya Berkata:

    *ngakak kelojotan

  6. cK Berkata:

    halah! = =!

  7. venus Berkata:

    hahahah…thank god blahblahblah-nya oke sekale :D

  8. didut Berkata:

    untung yah :D

  9. Calon BOD KTS Berkata:

    prex… lengobh…. bisa2ne loh.. kenapa kowe ra numpak ciliwung express? *tambah ngawur neh. wkwkwkwk

  10. Funkshit Berkata:

    yea.. tidak semua masalah itu adalah persoalan. . .
    tidak semua persoalan itu jadi masalah .. . .

    “Thank God! Alhamdulillah! Haleluia! Doa saya sepertinya didengar Tuhan” << doa sama siapa aja seh.. ck ck ck

  11. antobilang Berkata:

    heh, ibunya ei terlambat bulan lagi? :o

  12. tedhee Berkata:

    tuh…mang kebiasan manusia tu suka ngomel.
    udah untung dikasi terlambat, malah misuh-misuh waktu dikasi…
    hah, serba salah jadi tuhan tu ya….

    eh, menanggapi jawaban sebelumnya…
    moga-moga mama ei ga sedang dalam keadaan terlambat juga…hoho

  13. almascatie Berkata:

    weh tapi ga terlambat lirik2 ama om roy kan?

  14. fans berat om roy sukro Berkata:

    MANA??

    FOTONYA OM ROY MANA??

  15. arya Berkata:

    @zam raja jeng2
    waks, iya lupa skrinsyur… ini hoax bukan?

  16. Hatta Berkata:

    abis terima SK ya? :D

  17. Pacul cicipilah Berkata:

    Ooh…Om KMRT itu yah?

  18. zen Berkata:

    alesan wae kowe ki! Telat to telat. Hahaha……

  19. marebangun Berkata:

    telat comment nih

  20. deKing yang pura-pura hiatus lagi Berkata:

    Wah terlambat komen nich

  21. deKing yang pura-pura hiatus lagi Berkata:

    Wis ala…telatan maning
    *sambil nunjuk Arya*

  22. deKing yang pura-pura hiatus lagi Berkata:

    …membagi-bagikan roti bun produknya Roti boy…

    Ooooo ternyata Boy jualn roti juga to, kirain cuman ngeblog saja :mrgreen:

  23. deKing yang pura-pura hiatus lagi Berkata:

    Ternyata tanpa sengaja tadi saya melakukan hetriks to …

  24. deKing yang pura-pura hiatus lagi Berkata:

    LIMA!!!!
    Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia!!!

  25. rozenesia Berkata:

    Kapan teraktirnya om?

  26. arya Berkata:

    @roze
    haiyah dasar mahasiswa, dikit2 mint traktir. minta saja sama antobilang tuh. gyakakaka

  27. antobilang Berkata:

    jadi kapan kamu mau ku traktir arya?

  28. rozenesia Berkata:

    AYOOOO!!! POKOKE TRAKTIR!!! :evil:

  29. kw Berkata:

    walah wis balik maning…. segitunya ya dengan jogja haha …

  30. iman brotoseno Berkata:

    blessing in disguise sepertinya, namun lebih blessing lagi bisa pulang ke jogja.
    Sayapun rindu Jogja

  31. celo =3 Berkata:

    roy sukro…???

    wakakakakakakakakakak……

    harusnya mas arya seneng to… bisa satu pesawat dengan idolabayutnya…

  32. celo =3 Berkata:

    ah iya… antum janji mau traktir kan…???

  33. tika Berkata:

    ya olo……itu tho alesannya…

  34. Fany Berkata:

    lho kok gak minta poto bareng sama si oom itu??
    :lol:

  35. Sekali-Sekali Narsis… « cK stuff Berkata:

    [...] telah mendukung saya, baik support maupun doa. Kepada teman-teman saya, tanpa kalian, saya bukan apa-apa. Terima kasih juga untuk semua yang sudah mampir, komen, menorehkan kenang-kenangan berupa [...]

  36. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    gada sekrinsyur semua adalah howakz

  37. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    huh! orang ini narsisnya parah!

  38. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    yes! hetrik di blog orang anti hetrik

  39. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    postingan ini semangkin memperkuwat kehomokanmuh

  40. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    dasar kahimahomok

  41. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    dobel hetrik!

  42. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    yes!

  43. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    yes lagi!

  44. Mrs.Neo Fortynine Berkata:

    yes! hetrik hetrik!
    :lol:

  45. arya Berkata:

    MASAOLO

  46. arya Berkata:

    *NGUKUTI BLOG*

  47. celo =3 Berkata:

    apdett to dab…!!!

  48. Fa Berkata:

    jadi pengen beli roti boy *hiks, tapi mo keluar ujan* -malah curhat-

  49. munggur Berkata:

    bentar lagi saya juga nyampe yogya… oh, i miss the gudeg city so much…

  50. emyou Berkata:

    Pasti sebenernya foto bareng n minta tandatangan oom roy yak?? Gara2 gengsi aja jadi gak diceritain di sini :p

  51. Nisa Berkata:

    hahahaha… mungkin diundur lagi jadi jam 7 karena ada yang bernasib sama seperti mu mas! tapi orang yang bernasib sama itu (dikejar waktu) ngaretnya melebihimu :mrgreen:

    ketemu om suryo?? mana skrinsutnya? tanpa skrinsut adalah hoax!™ :mrgreen:

  52. Robert Manurung Berkata:

    Ini artikel keren banget. Aku juga sering mengalami situasi mepet-mepet begitu, tapi belakangan ini sudah mulai kapok. Tapi kalau aku mau terbang ke mana saja di Indonesia, sekarang-sekarang ini, masih beranilah molor satu jam dari batas waktu check in.

    salam kenal
    RM
    http://ayomerdeka.wordpress.com/

  53. Abdee Berkata:

    Di Indonesia apa sih yang tidak terlambat…
    Datang bulan aja kadang terlambat

Tinggalkan Balasan