5 Tempat Paling Menyenangkan di Jakarta

(dan sekitarnya)

Saya udah 4,5 tahun tinggal di Jakarta, tapi tidak pernah merasakan kebetahan yang sama dengan masa saya tinggal di Yogyakarta. Maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, Jakarta buat saya adalah pond of opportunity, bukan sebuah sanctuary.

Tapi Jakarta tetap punya pesonanya sendiri. Ada banyak tempat, kegiatan dan orang-orang yang menarik buat dilihat dan dikenal.

Nah, dalam edisi kedua flashmob blogging yang oleh mas Fanabis diberi nama #SemingguSatu ini, saya akan membahas tentang 5 tempat yang paling menyenangkan yang pernah saya kunjungi di Jakarta (dan sekitarnya).

  • Toko Buku

Favorit saya adalah toko buku Kinokuniya di Plaza Senayan. Ini tempat buat buku impor yang paling lengkap. Yang paling menggoda adalah rak-rak buku fiksi berbahasa Inggris. Saya sih lumayan betah beberapa kali ngider-ngider doang, baca 1-2 halaman dan nggak beli :)) Tapi pernah juga sih saya terjebak masuk ke situ dan secara impulsif beli buku dengan harga yang cukup…menguras kantong.

Tempat favorit kedua adalah Gramedia Matraman. Konon katanya ini toko buku terbesar di Asia Tenggara. Koleksinya jelas, lengkap. Trus lokasinya juga cukup mudah dijangkau. Kalau sudah di dalam, lumayan nyaman buat numpang baca. Hehe.

Toko buku favorit ketiga adalah Times Universitas Indonesia. Bukan di Jakarta sih, tapi di Depok. Ini lebih ke faktor lokasi yang akan saya jelasin di bawah nanti.

  • Kampus UI

Apa yang bikin kampus Universitas Indonesia menyenangkan buat saya? Baobab! Iya. Di sana ada beberapa pohon baobab, pohon raksasa yang bisa berumur ratusan tahun yang aslinya dari Afrika. Pohon baobab ini fascinating karena merupakan kekhawatiran utama tokoh Pangeran Kecil yang tinggal di planet kecil bernama asteroid B-612.

Pohon-pohon baobab yang di UI dulunya berasal dari Subang. Yang di UI masih kurus-kurus sekarang, tapi beberapa tahun ke depan pasti bakal meraksasa.

Selain pohon baobabnya, saya baru tahu kalau perpustakaan UI super duper awesome! Arsitekturnya bagus banget, ruang-ruangnya nyaman, fasilitasnya lengkap, ada kedai kopi (yang sayangnya) internasional, dan toko buku Times.

Dulu akhirnya diberaniin main ke kampus UI karena ada local guide di situ :p Lumayan juga dapat pengalaman naik bus kuning yang lehendaris itu.

  •  Kebun Binatang Ragunan

Salah satu dari sedikit ruang terbuka hijau yang masih tersisa di Jakarta. Enak buat jalan-jalan siang-siang, ramai-ramai ataupun sendiri. Bisa membawa tikar dan bekal buat piknik. Oya, di dalam KB Ragunan ada pusat primata Schmutzer. Di sini, monyet-monyetnya banyak dan relatif sehat (soalnya dibiayai lembaga asing, kalau mengharap Pemerintah kasih dana layak buat perawatan hewan-hewan itu sih sama aja mimpi).

  • Plaza Senayan

Iya, saya memang nggak suka mall. Tapi buat pengecualian, saya suka Plaza Senayan. Ini bukan karena saya ngantor di samping PS sih. PS menurut saya adalah mall yang humble dari segi arsitektur. Tidak high rise, dan tidak mudah membuat para pengunjungnya tersesat seperti Grand Indonesia yang raksasa itu.

Meski bangunannya humble, tapi tidak dengan brand-brand yang dijajakan di sini. Terutama di lantai dasar.

Oya, di samping PS dan di depan kantor saya (Sentral Senayan II) ada air mancur yang terletak di tengah-tengah empat pohon beringin kecil. Kadang, kalau sore saya duduk-duduk di bawah pohon beringin sambil menyesap kopi atau merokok (atau melakukan keduanya bersamaan) sembari menonton air mancur yang diiringi musik,

  • Salihara

Yeah, inilah tempat buat mereka yang suka dengan seni, sastra dan diskusi intelektual yang berbobot *tsaah* Enggak, saya suka ke sini kalau ada pembacaan puisi atau ada konser musik jazz. Tapi kalau ada kuliah filsafat, diskusi buku atau pementasan teater sepertinya nggak terlalu tertarik. Saya senang kalau kerja dari tempat ini (ada wifinya), mungkin karena lokasinya yang dekat banget dengan kos :p

Kalau kamu, mana 5 tempat favorit di kotamu?

9 thoughts on “5 Tempat Paling Menyenangkan di Jakarta

    1. udah setahun lebih kan? belum tentu ngerti sih, tp mungkin nanti Mahira bakal merekam ttg bagaimana wujud hewan2 di sana. mama dan papanya ajakin dia ngobrol aja😀

  1. selama di Jakarta belum pernah ke ragunan dan salihara. dulu sempet pengen sih kapan-kapan ke sana. tapi kok sekarang sudah nggak gitu pengen ya? rasanya sering kecewa sih dengan tempat-tempat di Jakarta. tapi mungkin suatu saat mesti ke salihara, sepertinya menarik. jakarta memang “pond of opportunity”, sama sekali bukan “sanctuary”. hehe. salam kenal ya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s