Sembilan Hal yang Harus Dilakukan di Chicago

Chicago terngiang-ngiang di kepala gue sejak tahun 2011, ketika seorang wartawan Amerika bilang bahwa kota tercantik di Amerika bukanlah New York, tapi Chicago. Makanya, sehabis gue kelar dengan kerjaan Piala Dunia 2014 di Santa Monica, gue memutuskan untuk pergi ke Chicago.

Gue beli tiket pesawat American Airlines dari Bandara Internasional Los Angeles (LAX) ke Bandara O’Hare Chicago (ORD). Pagi-pagi tanggal 13 Juli 2014, gue berangkat ke LAX. Setelah melalui drama overweight koper dan melewati pemeriksaan ketat TSA, gue akhirnya terbang dan empat jam kemudian sudah mendarat di Chicago.

Waktu Chicago dua jam lebih awal dari Los Angeles. Karena terletak di wilayah utara Amerika, dan kebetulan berlokasi di tepian danau besar, maka cuaca Chicago sedikit lebih dingin. Sebagai gambaran, siang musim panas saja suhunya bisa 12-16 derajat Celcius.

Nah, berikut adalah 9 hal yang harus kamu lakukan kalau di Chicago.

1. Naik transportasi umumnya

Chicago memiliki keseimbangan dalam sistem transportasinya dengan peran yang sama yang diemban bus kota dan kereta komuter. Antara bus dengan KRL terkoneksi dengan baik. Sistem pentarifannya pun memakai kartu yang sama, yakni kartu Ventra yang bisa dibeli denga harga $10 untuk masa 24 jam. Sekali beli kartu ini, maka kamu bisa naik semua bus dan KRL yang disediakan oleh CTA (Chicago Transport Authority).

Chicago10
Bus CTA

Bus Chicago, seperti halnya bus di kota-kota lain di Amerika, kondisinya sangat bagus dengan mesin hibrida antara gas dengan BBM biasa. Jadwal untuk bus bisa dilihat melalui Google Maps. Hasilnya cukup akurat kok. Sementara KRL Chicago disebut dengan L Train. Di sejumlah wilayah, L Train berjalan di rel di atas tanah (elevated), sementara di downtown, L Train kebanyakan berjalan di bawah tanah (underground).

2. Ke Skydeck di Willis Tower

Naiklah ke lantai 103 Willis Tower, gedung setinggi 442 meter yang meruapakan gedung tertinggi di Chicago dan tertinggi kedua di Amerika setelah One WTC. Di skydeck di lantai 103, pengunjung bisa melihat ke seantero kota dan bahkan melihat negara bagian Indiana di seberang Danau Michigan. Tiket masuk buat orang dewasa sebesar $19.50.

3. Duduk-duduk di Navy Pier

Navy Pier adalah dermaga di tepian Danau Michigan. Sore hari, ketika matahari terbenam di antara gedung-gedung pencakar langit, sinarnya akan membuat warna danau dan langit menjadi merah keemasan. Sangat cantik. Hembusan angin di tempat ini lumayan kencang dan dingin sehingga bisa menggigilkan tubuh manusia tropis kayak gue.

Chicago6
Chicago dilihat dari Navy Pier

4. Jalan-jalan atau bersepeda di Grant Park

Bila New York terkenal dengan Central Park-nya, maka Chicago tenar dengan Grant Park-nya. Berukuran 319 acre (sekitar 130 hektare), Grant Park adalah paru-paru Chicago. Terletak di tepi Danau Michigan, Grant Park sangat menyenangkan buat dikunjungi. Kamu bisa jalan kaki, lari-lari atau naik sepeda sewaan.

Chicago3
Persewaan sepeda di Grant Park

5. Berfoto selfie di Cloud Gate

Di tengah kota Chicago, ada sebuah taman yang tidak besar tapi sangat wajib dikunjungi, yakni Millenium Park. Di Millenium Park, ada benda yang jadi ikon kota Chicago, yakni The Cloud Gate. Dibuat oleh seniman Inggris kelahiran India, Anish Kapoor, Cloud Gate menjadi ikon penting kota Chicago.

Chicago5
The Bean

Cloud Gate (sering juga disebut Chicago Bean atau The Bean karena bentuknya yang mirip kacang) terbuat dari logam berkilau yang bisa dipakai ngaca. Nampanglah di sana dan ambillah foto dirimu sendiri di cermin The Bean.

6. Jangan langsung pergi dari Millenium Park

Selain Cloud Gate yang ikonik, di Millenium Park juga ada Jay Pritzker Paviilion, teater terbuka dengan arsitektur indah rancangan Frank Gehry. Kalau beruntung, di Jay Pritzker Pavillion ada pertunjukan musik gratis atau latihan orkestra lokal. Di depan Jay Pritzker Pavillion ada ratusan kursi dan di belakangnya ada halaman rumput besar yang bisa dipakai duduk-duduk menonton pertunjukkan atau untuk berolahraga.

Chicago4
Jay Pritzker Pavillion

Millenium Park juga memiliki air mancur (Crown Fountain), taman (Lurie Garden) dan BP Bridge, jembatan berbentuk melengkung-lengkung yang dirancang oleh (lagi-lagi) Frank Gehry dan berfungsi menghubungkan Millenium Park dengan Maggie Daley Park yang berada di seberang jalan.

Chicago7
Lurie Garden

7. Mengunjungi arena-arena olahraga

Ketika gue kecil, Chicago Bulls sedang jago-jagonya. Ketika ke Chicago, gue sempat mengunjungi markas mereka, United Center. Tak cuma jadi markas Bulls, United Center juga jadi markas klub hoki es Chicago Blackhawks. Sayangnya, karena NBA dan NHL sedang off-season, tidak ada kegiatan apapun di sini.

Chicago11
United Center

Tak hanya United Center, Chicago juga punya venue olahraga lain yang tak kalah megah, yakni Stadion Soldier Field. Tempat ini dipakai sebagai markas klub NFL Chicago Bears dan tahun 1994 pernah dipakai untuk sejumlah pertandingan Piala Dunia.

Chicago9
Soldier Field

Chicago tampaknya tergila-gila dengan olahraga, sampai-sampai mereka punya dua tim baseball, yaitu Chicago Cubs dan Chicago White Sox. Cubs bermarkas di Wrigley Field, stadion berumur 100 tahun, sementara White Sox berkandang di US Cellular Field. Gue cuma mengunjungi Wrigley Field yang dekat dari host AirBnB gue di kawasan Lakeview. Sementara US Cellular Field gak sempat gue kunjungi, cuma melihat dari kejauhan waktu naik KRL.

Chicago2
Wrigley Field

8. Nggak harus berdoa buat ke Katedral Holy Name

Katedral terbesar di Chicago ini bergaya gothic. Eksteriornya indah, demikian juga interiornya. Buat masuk, kamu nggak harus beragama Katolik. Duduk-duduk di aulanya sambil berdiam diri dan menikmati keindahan interior katedral ini sudah cukup. Ingat, jaga kesopanan di rumah ibadah ini.

Chicago8
Katedral Holy Name

9. Lari!

Seperti halnya kota-kota lain di Amerika yang punya trotoar lebar-lebar dan lalu lintas yang nggak mengancam pejalan kaki, Chicago pun demikian. Karena jalannya berbentuk grid-grid, sangat menyenangkan untuk berlari di sana tanpa takut kesasar.

Sebenarnya ada saran ke-10, yakni mengunjungi rumah yang pernah ditinggali Presiden Amerika Barack Obama ketika masih tinggal di Chicago. Agak PR buat ke sana karena letaknya agak jauh dari pusat kota. Yang lebih mengecewakan, ketika gue di sana, di depan jalan masuk rumah Obama ada larangan masuk dari Secret Service dengan ancaman mengerikan buat yang coba-coba melanggar. Jadi, please do search first sebelum kamu mau berkunjung ke tempat ini apakah kamu boleh mendekat dan memfoto-foto rumah Obama.

Chicago1
Dilarang masuk!

3 thoughts on “Sembilan Hal yang Harus Dilakukan di Chicago

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s